Mungkin hampir setiap negara sering melakukan kegiatan perdagangan internasional, tapi tahukah kamu “Bagaimana Cara Pembayarannya??” dan “Alat apa yang digunakan??”. Untuk itu, Silahkan baca artikel berikut!!!

Pembayaran intemasional adalah pembayaran atas transaksi yang dilakukan oleh negara-negara yang terlibat dalam perdagangan internasional berdasarkan kesepakatan yang telah dirundingkan sebelumnya. Secara sederhana devisa adalah alat pembayaran internasional. Sekarang, apa jenis barang yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran internasional? Pada masa merkantilisme abad ke-16, yaitu masa keemasan perdagangan luar negeri di Eropa, barang yang sering digunakan sebagai alat pembayaran internasional adalah emas dan perak. Semakin banyak suatu Negara mengekspor, dan semakin sedikit jumlah impornya, maka jumlah emas dan perak yang dapat dikumpulkan oleh Negara semakin banyak. Inilah salah satu alasan mengapa pada masa merkantilisme perdagangan internasional dianggap sebagai salah satu sumber kekayaan Negara.

Untuk transaksi perdagangan yang besar, diperlukan jumlah emas dan perak yang banyak pula. Kita ketahui bahwa cadangan emas dan perak yang ada didunia ini terbatas jumlahnya. Oleh karena sulit membayar transaksi ekspor-impor dalam jumlah banyak, maka orang berusaha mengembangkan alat pembayaran lain yang lebih efisien dari emas dan perak. Pada masa sekarang, orang membayar transaksi perdagangan internasional dengan menggunakan valuta asing dan wesel asing. Walau pembayaran transaksi perdagangan internasional dapat dilakukan secara tunai dengan menggunakan mata uang asing yang sudah diakui dunia internasional, dalam praktiknya pembayaran transaksi perdagangan internasional jarang dilakukan dengan uang tunai tapi lebih banyak menggunakan wesel.

Devisa

Devisa adalah semua benda yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran luar negeri dan dapat diterima di dunia internasional.

Jenis-jenis devisa dikelompokan sebagai :

  1. Devisa umum, yaitu devisa yang diperoleh dari hasil ekspor, penjualan jasa dan bunga modal.
  2. Devisa kredit, yaitu devisa yang diperoleh dari hasil pinjaman kredit luar negeri.
  • Fungsi Devisa

Kegiatan jual beli valuta asing menggambarkan aktivitas perdagangan, yang dapat mempengaruhi cadangan devisa suatu negara. Orang atau lembaga yang membutuhkan valuta asing antara lain :

  1. Pemerintah, membutuhkan valuta asing untuk membiayai perwakilan-perwakilannya di luar negeri, menyelesaikan utang luar negeri, membayar bunga dan keperluan luar negeri lainnya.
  2. Rumah tangga, membutuhkan valuta asing untuk membiayaan keluarganya belajar di luar negeri.
  3. Wisatawan, membutuhkan valuta asing untuk berbelanja atau mencukupi kebutuhannya di luar negeri.
  4. Perusahaan asing, membutuhkan valuta asing untuk membayar dividen pemegang saham di luar negeri.
  5. Para Importir, membutuhkan valuta asing untuk membayar eksportir di luar negeri.
  6. Para Investor, membutuhkan valuta asing untuk menyelesaikan kewajibannya terhadap orang di luar negeri.

Dari uraian tersebut dalam kegiatan perdagangan interinasional devisa dapat berfungsi sebagai :

  1. Alat pembayaran luar negeri (perdagangan, ekspor, impor, dan seterusnya)
  2. Alat pembayaran utang luar negeri.
  3. Alat pembiayaan hubungan luar negeri, misalnya perjalanan dinas, biaya korps diplomatik kedutaan dan konsultan, serta hibah (hadiah, bantuan) luar negeri.
  4. Sebagai sumber pendapatan negara.
  • Sumber Devisa

Sumber Devisa Negara diperoleh dari :

  1. Hasil ekspor barang, semakin besar nilai ekspor suatu negara maka semakin besar penerimaan devisanya.
  2. Pinjaman luar negeri / hutang luar negeri. Apabila suatu negara mendapat bantuan dari luar negeri maka ada penerimaan valuta asing.
  3. Penerimaan bunga dan deviden luar negeri
  4. Penerimaan hadiah dan sumbangan luar negeri.
  5. Pengiriman mata uang asing dari orang Indonesia yang ada di luar negeri.
  6. Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia akan membelanjakan uangnya di Indonesia, dengan demikian Indonesia menerima devisa.
  • Kegunaan Devisa

Devisa yang diperoleh dari berbagai sumber digunakan untuk berbagai tujuan. Kegunaan devisa, antara lain :

  • membiayai kegiatan perdagangan luar negeri.
  • membayar barang-arang impor dari luar negeri.
  • membiayai kedutaan / konsultan di luar negeri.
  • membayar hutang luar negeri.
  • membayar bunga atas pinjaman luar negeri.
  • membiayai perjalanan dinas pejabat ke luar negeri.
  • membiayai pengiriman misi kebudayaan / kesenian / kontingen olah raga ke luar negeri.

Valuta Asing

Valuta asing adalah mata uang yang dipakai sebagai alat pembayaran luar negeri. Setiap negara mempunyai mata uang yang berbeda-beda. Didalam perdagangan internasional terjadi suatu interaksi jual-beli untuk itu diberlakukanlah kurs untu menentukan perbandingan nilai mata uang.

Contohnya, Pak Andre ingin mengimpor alat-alat elektronik dari Singapura. Untuk membayar barang-barang yang diimpornya, Pak Andre harus menukarkan mata uang rupiahnya menjadi mata uang Singapura. Apabila sesuatu barang ditukar dengan barang lain, tentu di dalamnya terdapat perbandingan nilai tukar antara keduanya. Nilai tukar itu sebenarnya merupakan harga di dalam pertukaran tersebut. Demikian pula pertukaran antara dua mata uang yang berbeda, terdapat perbandingan nilai/harga antara kedua mata uang tersebut. Perbandingan nilai inilah yang sering disebut kurs. Kurs valuta asing seringkali mengalami perubahan, kadang menguat, namun terkadang juga melemah. Perubahan ini disebabkan karena permintaan dan penawaran mata uang asing.

Mata uang asing dapat diperjualbelikan. Tempat untuk jual beli valuta asing di bank devisa atau money changer. Penghitungan dalam jual beli valuta asing didasarkan pada kurs jual dan kurs beli. Kurs jual adalah kurs yang diberlakukan oleh bank apabila bank menjual mata uang asing. Adapun kurs beli adalah kurs yang diberlakukan oleh bank apabila membeli mata uang asing. Nilai kurs jual selalu lebih tinggi daripada kurs beli dengan maksud agar bank atau perusahaan money changer mendapatkan keuntungan.

Perubahan nilai kurs dapat berpengaruh terhadap dunia usaha, khususnya dalam kegiatan eksor-impor. Apabila nilai kurs meningkat, maka barang ekspor harganya akan realtif lebih murah di pasar internasional. Sebaliknya, harga barang impor justru akan relatif mahal. Ini kemudian dapat menyebabkan nilai ekspor meningkat, sedangkan nilai impornya menurun. Namun, apabila nilai kurs mengalami penurunan, maka yang terjadi sebaliknya. Harga barang ekspor menjadi relatif lebih mahal, sedangkan harga barang impor menjadi relatif murah. Dengan demikian, nilai ekspor menjadi turun dan nilai impor menjadi naik.

Berkaitan dengan kurs mata uang asing, disamping kurs itu dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran terhadap mata uang yang bersangkutan, pemerintah juga sering mengambil kebijakan penentuan kurs. Kebijakan tersebut dapat berupa Devaluasi ataupun Revaluasi. Kebijakan devaluasi adalah kebijakan menurunkan nilai mata uang dalam negeri atas mata uang asing. Kebijakan ini diambil ketika pemerintah ingin mendorong tingkat ekspor dan menurunkan tingkat impor. Sebaliknya, Kebijakan revaluasi adalah kebijakan menaikkan nilai mata uang dalam negeri atas mata uang asing. Kebijakan ini diambil ketika pemerintah ingin mendorong tingkat impor dan menurunkan ekspor.

Cara Pembayaran Internasional dan Wesel

Cara pembayaran internasional dapat berupa :

  1. Cash Payment, Pembayaran secara tunai (cash) biasanya dilakukan oleh sksportir yang belum kenal dengan inportir atau kurang percaya akan bonafiditas importer.
  2. Open Account, Cara ini merupakan kebalikan dari pembayaran cash. Dengan cara open account, barang telah dikirim kepada importir tanpa disertai surat perintah membayar serta dokumen-dokumen. Pembayaran dilakukan setelah beberapa waktu atau terserah kebijakan importir. Dengan cara itu, risiko sebagian besar ditanggung eksportir. Misalnya, eksportir harus mempunyai banyak modal dan apabila pembayaran akan dilakukan dengan mata uang asing maka risiko perubahan kurs menjadi tanggungannya.

Wesel asing adalah surat perintah untuk membayar sejumlah uang kepada pihak yang namanya tercantum pada wesel di saat jatuh tempo. Berikut ini wesel yang biasa dipakai dalam perdagangan internasional :

  • Wesel Bank atas Unjuk (Bankers Sight Draft) yaitu surat perintah yang dibuat oleh bank domestik yang ditujukan kepada bank korespondennya di negara lain untuk membayar sejumlah uang tertentu kepada si pembawa surat wesel.
  • Telegraphic Transfer (T/T), yaitu perintah pembayaran yang dikirimkan melalui telegram atau telex dari bank dalam negeri ke bank korespondennya di luar negeri.
  •  Letter of Credit, L/C (Letter of Credit) adalah sebuah instrumen yang dikeluarkan oleh bank atas nama salah satu nasabahnya, yang menguasakan seseorang atau sebuah perusahaan penerima instrumen tersebut menarik wesel atas bank yang bersangkutan atau atas salah satu bank korespondennya, berdasarkan kondisi-kondisi yang tercantum pada instrumen itu. Eksportir terjamin akan pembayarannya bila ia memenuhi persyaratan yang diminta oleh importir, demikian pula importir.
  •  Commercial Bills of Exchange. Commercial bills of exchange yang sering disebut juga wesel (draft) atau trade bills, adalah surat yang ditulis oleh penjual yang berisi perintah kepada pembeli untuk membayar sejumlah uang pada waktu tertentu di masa datang. Surat perintah semacam itu sering disebut wesel.
  • Special Drawing Rights (SDR) merupakan hak kredit bagi negara anggota IMF disebut pula sebagai emas kertas.
  • Cable Order (Telegraphic Transfer) merupakan cek yang dikirimkan melalui telegram atau radiogram atau pesawat telpon, yang dilaksanakan oleh sebuah bank didalam negeri kepada relasinya diluar negeri melalui transfer rekening deposito.
  • Traveller Cheque(TC) adalah cek untuk berpergian yang biasanya dibawah oleh turis yang dapat dicairkan pada bank-bank perwakilan dari bank yang mengeluarkan TC tersebut.

Mungkin itulah sekilas mengenai Alat Pembayaran Internasional, Terima Kasih Telah Membaca :)

About sepukelrisal

Saya Seorang Pelajar di SMPN 08 Makassar kelas IX A (Azayakana). Tujuan saya membuat beberapa tulisan agar dapat membantu para pelajar yang lain terutama pelajar SMP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s